Laporan Akhir M4
|
Nama |
: |
Rivelzy Naufal Hanif |
|
No. BP |
: |
2510951013 |
|
Tanggal Pratikum |
: |
19 Mei 2026 |
|
Asisten |
: |
1. Faren Muhamad Abdad |
|
|
|
2. Muhammad Faiz Nurahmantyo |
1. RC Seri
|
Beban |
V
terukur |
I
terukur |
V
pada beban |
Impedansi |
|
Xa = 100
ohm |
5,92 V |
0,18 mA |
1,49 V |
3,75,926 Ω |
|
Xb = 100
ohm |
1,48 V |
|||
|
Xc = 10
uF |
5,2 V |
2. RLC
Seri
|
Beban |
V
terukur |
I
terukur |
V
pada beban |
Impedansi |
|
Xa = 100
ohm |
5,96 V |
0,54 mA |
1,65 V |
327,0607 Ω |
|
Xb = 1
mH |
0,14 V |
|||
|
Xc = 10
uF |
5,73 V |
3. RLC
Paralel
|
Beban |
V terukur |
I terukur |
I1 |
I2 |
I3 |
V pada beban |
Impedansi |
|
Xa =
100 Ohm |
5,13 V |
0,63 mA |
0,95 mA |
|
|
5,04 V |
7,046 Ω |
|
Xb = 1 mH |
|
0,73 mA |
|
4,67 V |
|||
|
Xc = 10
uF |
|
|
1,74 mA |
5,01 V |
1. RC Seri
a. Susunlah rangkaian seperti pada gambar 4.2
b. Atur nilai beban R dan C sesuai dengan kondisi yang dimiliki, dimana pada kit modul, nilai:
· Xa = 100 ohm
· Xb = 100 ohm
· Xc = 10 uFc.
e. Rangkailah rangkaian menggunakan kabel jumper sesuai dengan bentuk rangkaian yang sudah ada pada module kit
d. Hubungkan amperemeter dan voltmeter pada base station pada titik yang ditentukan
e. Hidupkan catu daya, atur tegangan sesuai jurnal
f. Ukur nilai arus dan tegangan yang terbaca pada titik yang ditentukan, catat pada jurnal
g. Ukur nilai tegangan pada masing masing beban, catat pada jurnal
h. Hitunglah nilai impedansi rangkaian menggunakan rumus impedansi rangkaian RC
2. RLC Seri
a. Susunlah rangkaian seperti pada gambar 4.4
b. Atur nilai beban R, L dan C sesuai dengan kondisi yang dimiliki, dimana pada kit modul, nilai:
·
Xa
= 100 ohm
·
Xb = L2 = 1 mH
· Xc = 10 uFc.
c. Rangkailah rangkaian menggunakan kabel jumper sesuai dengan bentuk rangkaian yang sudah ada pada module kit
d. Hubungkan amperemeter dan voltmeter pada base station pada titik yang ditentukan
e. Hidupkan catu daya, atur tegangan sesuai jurnal
f. Ukur nilai arus dan tegangan yang terbaca pada titik yang ditentukan, catat pada jurnal
g. Ukur nilai tegangan pada masing masing beban, catat pada jurnal
h. Hitunglah nilai impedansi rangkaian menggunakan rumus impedansi rangkaian RLC seri
3. RLC Paralel
a. Susunlah rangkaian seperti pada gambar 4.5
b. Atur nilai beban R dan C sesuai dengan kondisi yang dimiliki, dimana pada kit modul, nilai:
·
Xa = 100 ohm
·
Xb = 100 ohm
· Xc = 100 ohm
c. Rangkailah rangkaian menggunakan kabel jumper sesuai dengan bentuk rangkaian yang sudah ada pada module kit
d.
Hubungkan amperemeter dan voltmeter pada base station pada titik yang ditentukan
e.
Hidupkan catu daya, atur tegangan sesuai jurnal
f.
Ukur nilai arus dan tegangan yang terbaca pada titik yang ditentukan,
catat pada jurnal
g. Ukur nilai tegangan pada masing masing beban, catat pada jurnal
h. Hitunglah nilai impedansi rangkaian menggunakan rumus impedansi rangkaian RLC paralel
1.
Analisa
pengaruh R,L dan C terhadap sudut fasa!
Jawab:
Pada rangkaian RLC, sudut fasa (θ) mengukur seberapa jauh arus mendahului atau tertinggal dari tegangan.
· Resistor (R): Bersifat murni resistif. Tegangan dan arus berada dalam fasa yang sama (θ = 0)
·
Induktor
(L): Bersifat induktif. Tegangan mendahului arus sebesar 90 atau arus
tertinggal dari tegangan (arus lagging).
·
Kapasitor
(C): Bersifat kapasitif. Arus mendahului tegangan sebesar 90 (arus leading).
Sehingga,
·
XL
> XC → arus tertinggal (θ > 0)
·
XL
< XC → arus mendahului (θ < 0)
·
XL
= XC → arus sefasa dengan tegangan (resonansi), θ = 0.
2. Analisa Impedansi pada Rangkaian RC
seri
Jawab:
Komponen
pada rangkaian RC terdiri atas resistor (R) dan Kapasitor (C)
·
Persamaaan
impedansi:
Dimana:
Z
= impedansi (Ω)
R
= resistansi (Ω)
J = bilangan majiner
·
Impedansi
total:
Berdasarkan
persamaan tersebut ketika nilai kapasintasi (C) diperbesar maka, nilai
reaktansi kapasitif akan mengecil sehingga impedansi dari rangkaian tersebut
juga akan kecil dan sebaliknya.
3. Analisa Impedansi pada Rangkaian
RLC seri
Jawab:
Pada
rangkaian RLC seri, komponennya tersusun atas resistor (R), inductor (L), dan
kapasitor (C) yang dipasang langsung secara berurut.
·
Persamaan
impredansinya :
Dimana:
Z
= impedansi (Ω)
R
= resistansi (Ω)
J = bilangan majiner
·
Besar
Impedansi
Berdasarkan perseamaan
tersebut didapatkan bahwa,
·
XL
> XC → Rangkaian bersifat induktif
·
XL
< XC → Rangkaian bersifat kapasitif
·
XL
= XC → Rangkaian resonansi, dimana impedansi akan bernilai sama dengan resistor
sedang kan arus akan bernilai maksimum
4. Analisa Impedansi pada Rangkaian
RLC Paralael
Jawab:
Impedansi
untuk rangkaian RLC pararel dicari dengan menggunakan admittansi (Y) yang
merupakan kebaliakan dari impedansi (Y = 1/Z).
·
Admittansi
resistor:
YR
= 1/R
·
Admittansi
induktor:
·
Admittansi
kapasitor:
Sehingga
untuk impedansi dapat dirumuskan:
Berdasarkan
persamaan tersebut dapat disimpulkan bahwa:
- XL > XC → Rangkaian bersifat
induktif
- XL < XC → Rangkaian bersifat kapasitif
- XL = XC → Rangkaian resonansi, dimana impedansi akan bernilai sama dengan resistor sedang kan arus akan bernilai minimum
Laporan Akhir tulis tangan [klik disini]
video percobaan [klik disini]
Komentar
Posting Komentar